Teks eksposisi tentang gajah

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan

Teks Eksposisi tentang hewan merupakan salah satu contoh teks eksposisi yang berisi argumen dan paparan ide atau gagasan seputar dunia hewan atau animalia dari si penulis agar para pembaca dapat paham dan terbujuk terhadap apa yang disampaikan.

Hewan menjadi topik pembicaraan yang menarik dari teks eksposisi karena ruang lingkupnya luas. Topik yang paling sering dibahas ialah mengenai kekerasan pada hewan. Sangat sering diliat bahwa banyak hewan yang terlantar dan dikurung bahkan pekerjaan secara paksa kepada hewan.

contoh teks eksposisi tentang hewan
Kekerasan pada hewan

Teks Eksposisi Tentang Hewan

Akan ada banyak contoh teks eksposisi tentang hewan yang terdiri dari beberapa judul pokok bahasan yang tentunya menarik untuk dibaca.

Pengertian dan struktur dari teks eksposisi sudah berulang kali contohteks.id bahas pada artikel sebelumnya. Selain itu, terdapat banyak jenis dari teks eksposisi. (Baca : Pengertian, Jenis, dan Struktur Teks Eksposisi).

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan: Hentikan Kekerasan Pada Hewan

Isu mengenai kekerasan pada hewan menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan pada teks eksposisi sehingga para pembaca dapat terbuka mata dan pikiraanya dengan argumen-argumen yang diberikan.

Tesis

Saat ini masalah kekerasan pada hewan sangat penting dan mendesak. Dunia kita penuh dengan kekejaman dan kekerasan, tetapi manusia dapat melindungi diri mereka sendiri, untuk meminta bantuan, dan mereka tahu hak-hak mereka, lain halnya dengan hewan yang tidak memiliki kemampuan seperti itu. Ada hukum tentang hewan yang mencegah kekejaman terhadap hewan.

Argumentasi #1

Setiap hari kita mendengar cerita tentang kekerasan pada hewan baik dari media massa. Banyak website yang memberikan konten betapa pentingnya perlindungan hewan. Mereka juga mempromosikan perlakuan yang manusiawi terhadap hewan. Hewan jelas memiliki hak untuk dilindungi dari kekerasan dan dari perlakuan yang tidak pantas yang mengakibatkan mereka menderita. Hewan bukan bahan untuk melakukan eksperimen.

Sayangnya tidak semua orang yang memelihara hewan di rumah mereka menyadari bahwa ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga tanggung jawab besar. Kita harus menghentikan kekerasan terhadap hewan, karena mereka juga seperti manusia yang bisa merasakan sakit dari perlakuan buruk. Beberapa orang menyakiti teman-teman kecil kita dengan menyalahkan mereka karena kegagalan mereka sendiri atau karena suasana hati yang buruk.

Argumentasi #2

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka bertanggung jawab atas hewan peliharaan mereka. Banyak kucing dan anjing kehilangan rumah mereka karena pemiliknya bosan dengan mereka. Pemilik seperti itu tidak tahu apa arti perlakuan yang manusiawi. Banyak orang lupa bahwa binatang bukan mainan dan mereka butuh perawatan. Akibatnya hewan yang kehilangan tempat tinggal mati, karena mereka tidak bisa hidup di jalanan, atau mereka terkena berbagai penyakit. Jadi hewan membutuhkan perlindungan dari pemilik yang penuh bertanggung jawab.

Jutaan hewan peliharaan tidak pernah diperlakukan dengan baik oleh pemiliknya. Ada banyak kasus di mana, misalnya, burung dikurung di dalam kandang kecil yang tidak nyaman dan hanya untuk menjadi bagian hiasan interior yang indah. Hewan harus hidup dalam kondisi mengerikan dengan gerakan terbatas, kelaparan bahkan hingga kematian.

Argumentasi #3

Sulit membayangkan berapa banyak hewan yang disiksa oleh manusia. Kekejaman terhadap binatang dapat dikenakan hukum. Sayangnya undang-undang itu tidak terlalu peduli tentang perlindungan hewan. Yang bisa dilakukan oleh hukum hewan adalah dengan mendenda pelanggar. Banyak orang meminta pemerintah untuk menguatkan hukuman karena perlakuan kejam terhadap hewan. Tidak ada keraguan bahwa perjuangan melawan pelanggaran hukum tentang perlindungan hak-hak hewan terhadap kekerasan harus diperkuat.

Bagi banyak orang yang kesepian, hewan peliharaan adalah teman, itu satu-satunya cara untuk tidak merasa kesepian. Jadi mengapa orang terkadang lupa bahwa hewan membutuhkan perawatan dan perlindungan kita? Terjadi perubahan yang aneh ketika hewan peliharaan favorit menjadi tidak diperlukan saat sakit atau tua. Misalnya, seekor anjing yang selama hidupnya setia kepada pemiliknya mungkin saat tua bisa sama sekali tidak diinginkan lagi.

Penegasan Ulang

Kita hidup dalam masyarakat yang beradab dan kekerasan terhadap hewan tidak sesuai dengan istilah “kemanusiaan” dan “moral”. Memperlakukan hewan seharusnya masing-masing manusia harus berorientasi tidak hanya pada hukum hewan, tetapi juga norma-norma moral kita yang berkembang pada diri sendiri. Perlindungan hewan harus menjadi prioritas bagi setiap manusia yang menghargai diri sendiri.

Sirkus pada hewan
Sirkus pada hewan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan: Manusia Dilarang Mengeksploitasi Hewan

Tesis

Beberapa orang percaya bahwa hewan harus diperlakukan dengan cara yang sama seperti manusia dan memiliki hak yang sama, sedangkan yang lain berpikir bahwa lebih penting untuk menggunakannya seperti yang kita inginkan untuk makanan dan penelitian medis. Teks eksposisi ini akan membahas kedua sudut pandang tersebut.

Argumentasi #1

Berkenaan dengan eksploitasi hewan, orang percaya itu dapat diterima karena beberapa alasan. Pertama, mereka berpikir bahwa manusia adalah makhluk paling penting di planet ini, dan semuanya harus dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup manusia. Jika ini berarti bereksperimen pada hewan sehingga kita dapat berjuang dan menemukan obat untuk penyakit, maka ini lebih diprioritaskan daripada penderitaan hewan. Selain itu, diyakini oleh beberapa orang bahwa hewan tidak merasakan sakit atau kehilangan seperti manusia, jadi jika kita harus membunuh hewan untuk makanan atau keperluan lain, maka ini secara moral dapat diterima.

Argumentasi #2

Namun, saya tidak sepenuhnya setuju dengan argumen-argumen ini. Sebagai permulaan, telah ditunjukkan pada banyak kesempatan dengan pembuatan film secara rahasia di laboratorium melalui kelompok-kelompok hak-hak hewan bahwa hewan merasakan rasa sakit yang sama seperti manusia, dan mereka menderita ketika mereka disimpan di dalam kandang untuk waktu yang lama.

Selain itu, sejumlah besar penelitian hewan dilakukan untuk kosmetik, bukan untuk menemukan obat untuk penyakit, jadi ini tidak perlu. Akhirnya, telah terbukti bahwa manusia dapat memperoleh semua nutrisi dan vitamin yang mereka butuhkan dari sayuran dan buah-buahan. Karena itu, sekali lagi, membunuh hewan untuk makanan bukanlah argumen yang memadai.

Penegasan Ulang

Singkatnya, meskipun beberapa orang berpendapat membunuh hewan untuk penelitian dan makanan itu etis, saya berpendapat ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa ini bukan masalahnya, dan, oleh karena itu, langkah-langkah harus diambil untuk meningkatkan hak-hak hewan.

Baca Juga : Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan: Sirkus Tidak Boleh Menggunakan Hewan

Sirkus dengan hewan
Sirkus dengan hewan

Tesis

Hewan tidak boleh digunakan di sirkus. Lingkungan tempat mereka bekerja dan kondisi kehidupan mereka di lingkungan sirkus biasanya tidak sesuai dengan kehidupan alami mereka.

Argumentasi

Hewan yang digunakan di sirkus tidak hidup di lingkungan alami mereka. Harimau, misalnya, yang secara alami hidup di hutan belantara dan memangsa hewan lain, harus melakukan trik pada panggung sempit dan menghabiskan hidup mereka di kandang kecil.

Selain itu, kondisi kehidupan hewan-hewan itu buruk. Mereka hidup dalam kondisi sempit seperti itu hampir sepanjang waktu. Mereka sebenarnya membutuhkan banyak ruang untuk menjelajah. Mereka juga tidak memiliki kebebasan untuk hidup dengan jenis mereka sendiri.

Penegasan Ulang

Oleh karena itu, pada abad ke-21, tampaknya tidak perlu dan bahkan kejam untuk mengurung hewan liar dan melatih mereka melakukan trik untuk hiburan publik. Sekarang sudah tersedia teknologi hologram yang juga sudah sangat menyerupai hewan aslinya.

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan: Kita Sebaiknya Menjaga Kelestarian Flora dan Fauna

Kelestarian flora dan fauna

Tesis

Sekarang ini banyak orang yang dengan ceroboh menebang pohon untuk membuka lahan baru. Akibatnya banyak hewan dan tumbuhan yang kehilangan habitatnya. Ada banyak juga hewan yang dipekerjakan oleh banyak orang, maupun diambil bagian tubuhnya untuk dimanfaatkan kegunaannya.

Argumentasi #1

Seperti ular yang diambil kulitnya untuk dibuat menjadi sepatu, tas, sandal, dan peralatan lainnya. Tidak hanya itu, buaya dan biawak juga diambil kulitnya. Tetapi itu tidak sebanding dengan manfaat yang diperoleh.

Pemanfaatan bagian dari hewan dan tumbuhan hanya sedikit manfaatnya dan hanya dinikmati segelintir orang saja. Apabila kita semua dapat menjaga kelestariannya ada banyak manfaat yang lebih besar yang dapat diperoleh.

Manfaat tersebut diantara lain kita semua dapat menghirup udara segar, flora dan fauna tidak punah dan terus berkembang biar, serta menjadikan negara Indonesia menjadi tujuan wisata karena keanekaragaman flora dan faunanya.

Argumentasi #2

Banyak kekayaan kita yang sudah punah, namun masih ada bunga Raflesia Arnoldi di Bengkulu serta komodo di Pulau Komodo. Banyak tersebar di darat, udara maupun laut. Kita semua harus menjaga itu semua dan menciptakan habitat yang nyaman.

Sudah banyak cara yang ditempuh seperti pembuatan cagar alam, suaka margasatwa, hutan lindung, kebun raya, dan lain sebagainya. Peraturan yang ketat bagi para penebang hutan liar. Mereka harus melakukan reboisasi.

Penegasan Ulang

Oleh karena itu, kita semua harus menjaga kekayaan sumber daya alam yang melimpah sehingga menjadikan kita sebagai negara yang kaya flora dan fauna.

Baca Juga : Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan

Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan: Konservasi Liar (Suaka Margasatwa)

Teks eksposisi tentang gajah
Gambar gajah oleh ajoheyho dari Pixabay

Tesis

Ada banyak alasan kita untuk menaruh perhatian kepada nasih kehidupan satwa di negara kita. Banyak spesies langka yang terancam punah karena perburuan liar. Orangutan sudah jarang ditemukan di habitat alami mereka di hutan Kalimantan, namun orang dapat mudah menemukan mereka di kebun binatang maupun dipelihara secara pribadi.

Argumentasi #1

Banyak orang yang memburu gajah untuk diambil gadingnya atau menangkap mereka hidup-hidup untuk tampil di sirkus. Kulit harimau dijadikan hiasan dinding dan lantai rumah bagi orang-orang kaya.

Jika hal-hal tersebut dibiarkan berlanjut, maka akan mengkhawatirkan eksistensi dari satwa liar. Untungnya, pemerintah sekarang sudah memberlakukan hukum yang ketat tentang perburuan. Ada banyak area marga satwa yang dilarang melakukan perburuan karena banyak satwa langka yang hidup di sana. Banyak suaka marga satwa di Indonesia seperti Ujungkulon dan Waykambas.

Argumentasi #2

Beberapa waktu lalu terdapat surat kabar memuat laporan gajah yang mengamuk di provinsi Lampung. Mereka keluar dari habitat asli mereka di hutan dan merusak tanaman serta rumah milik warga. Warga dibuat bingung karena binatang tidak datang untuk mencari makan, karena setelah merusak rumah dan lahan milik warga mereka langsung kembali ke hutan. Gajah-gajah tersebut sepertinya datang hanya untuk melampiaskan amarah mereka. Sebagai objek yang dilindungi oleh hukum, maka orang-orang tidak boleh membunuh gajah.

Argumentasi #3

Penjelasan mengapa gajah berperilaku aneh adalah karena mereka terganggu ketenangannya dan merasa terancam akibat dari proyek penebangan pohon dan pabrik penggergajian yang didirikan di dalam hutan. Hewan-hewan merasa wilayah mereka semakin dipersempit oleh manusia, sehingga menjadi marah. Gajah butuh ketenanangan dan kedamaian dalam hidup mereka. Mereka juga butuh lahan yang luas sebagai tempat menjelajah. Gajah biasa hidup dalam kelompok, dan setiap kawanan memiliki wilayahnya sendiri.

Penegasan Ulang

Oleh karena itu, kita sebaiknya selalu menjaga habitat asli para binatang dan tidak melakukan perburuan liar.

Demikian artikel lengkap mengenai beberapa Contoh Teks Eksposisi Tentang Hewan Singkat Beserta Strukturnya. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Baca juga jenis dan contoh teks eksposisi bertema lainnya.

Tinggalkan komentar