Contoh Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung

Contoh Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung

Teks eksplanasi angin puting beliung merupakan salah satu teks yang membahas secara lengkap mengenai terjadinya fenomena alam angin puting beliung. Peristiwa alam ini cukup sering terjadi di Indonesia, oleh karena itu hal ini menarik untuk diangkat menjadi sebuah teks eksplanasi peristiwa alam. Teks eksplanasi merupakan bagian dari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Angin puting beliung pernah terjadi di Indonesia khususnya di daerah Cirebon, Bogor, Lamongan(Maduran), Pontianak, Rancaekek, Pemalang, dan Panguragan serta beberapa daerah lainnya.

Angin puting beliung merupakan fenomena alam yang bersifat merusak. Oleh karena itu, apabila angin ini terjadi di suatu daerah, maka kemungkinan besar daerah tersebut akan hancur lebur terbawa oleh angin. Teks eksplanasi berikut berisi dari definisi, arti, karakteristik, prediksi, penyebab, dan akibat dari angin puting beliung serta cara mempersiapkan diri apabila terjadi angin puting beliung atau angin tornado.

Contoh teks eksplanasi angin puting beliung

Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung Beserta Strukturnya

Pastinya kalian sudah mengetahui apa saja struktur dari teks eksplanasi, antara lain Pendahuluan, Isi/Deretan Penjelasan/Hubungan sebab akibat, Penutup/Kesimpulan/Interpretasi. Berikut ini contohteks.id akan berbagi kepada kalian semua mengenai beberapa contoh teks eksplanasi tentang angin puting beliung/angin topan/angin tornado singkat lengkap dengan strukturnya yang dapat dijadikan sebagai bahan referensi atau sumber belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam memahami teks eksplanasi secara keseluruhan.

#1. Contoh Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung Singkat

Teks eksplanasi angin tornado

Pendahuluan

Angin puting beliung biasnaya terjadi pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan atau biasa disebut dengan musim pancaroba. Angin puting beliung bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi yaitu rata-rata 170 km/jam serta dengan durasi 5 menit. Ada banyak sebutan untuk angin puting beliung / angin berkecepatan tinggi dan bersifat merusak ini seperti angin lisus/leysus, lalu di daerah Sumatera orang biasa menyebut angin ini dengan Angin Bahorok. Namun yang paling terkenal ialah sebutan angin Tornado dengan kecepatan hingga mencapai 320 km/jam serta memiliki diameter 500 meter.

Deretan Penjelasan / Isi

Sebagian besar angin puting beliung mempunyai kecepatan berkisar 180 km/jam, dengan diameter sepanhang 75 meter atau 250 kaki. Namun ada beberapa jenis angin puting beliung yang dapat mencapai kecepatan 480 km/jam dan berdiameter lebih dari 1.5 kilometer serta bergerak sepanjang 100 kilometer.

Ketika udara panas dan dingin bertemu maka akan saling bentrol dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga dapat dikarenakan di dalam awan terjadi arus udara naik yang kuat. Dan ketika hujan belum turun, titik-titik air maupun kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke puncak awan.

Lalu pada siang hari, suhu udara yang sangat panas kemudian diikuti oleh awan hitam yang mengumpul akibat dari radiasi matahari. Awan-awan tumbuh secara verikal lalu di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan tinggi ini lah yang kemudian terhembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan memporak porandakan apapun yang dilewatinya.

Ada beberapa tanda-tanda akan terjadinya angin puting beliung yang dapat kita pelajari, antara lain:

  1. Apabila pada hari sebelumnya, suhu udara sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari namun tidak turun hujan, maka patut diwaspadai akan adanya angin kencang.
  2. Amati keadaan sekitar seperti daun-daun pepohonan, apakah bergerak-gerak dengan cepat, biasanya tidak lama lagi hujan dan angin kencang akan tiba,
  3. Udara yang dingin / silir-silir dan langit gelap gulita, mendung, berwarna hitam gelap, dan pepohonan bergoyang-goyang.

Interpretasi/Penutup/Kesimpulan

Dampak yang ditimbulkan dari peristiwa angin puting beliung beraneka ragam dan bersifat destruktif. Mulai dari rumah-rumah yang rusak, jembatan roboh, kebun-kebun warga rusak, kerugian material, jatuhnya puing-puing bangunan serta sampah yang terbawa sangat berserakan, hingga menyebabkan kerugian korban jiwa. Maka dari itu, angin puting beliung menjadi sangat menakutkan apabila terjadi karena menyebabkan kerusakan yang amat parah.

BACA JUGA: Contoh Teks Eksplanasi Kebakaran Hutan/Kabut Asap

#2. Contoh Teks Eksplanasi Angin Tornado Singkat

Angin puting beliung
Image by yasioo from Pixabay

Pendahuluan

Tornado adalah kolom udara yang sempit dan berotasi dengan cepat yang memanjang dari pangkal badai di udara ke tanah. Karena angin tidak terlihat, sulit untuk melihat tornado kecuali jika itu membentuk corong kondensasi yang terdiri dari tetesan air, debu dan puing-puing. Tornado merupakan badai paling ganas dari semua atmosfer.

Deretan Penjelasan/Isi

Tornado terjadi di banyak bagian di dunia, termasuk Australia, Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Bahkan Selandia Baru melaporkan sekitar 20 tornado setiap tahun. Dua dari kejadian tertinggi tornado di luar Amerika Serikat adalah Argentina dan Bangladesh.

Sekitar 1.200 tornado menghantam AS setiap tahun. Karena catatan tornado resmi baru ada sejak tahun 1950, kita tidak tahu jumlah rata-rata tornado aktual yang terjadi setiap tahun. Selain itu, metode pencarian dan pelaporan tornado telah banyak berubah selama beberapa dekade terakhir.

Musim tornado biasanya mengacu pada waktu tahun A.S. melihat tornado paling banyak. Puncak “musim tornado” di daerah Amerika adalah selama Mei hingga awal Juni. Di daerah pantai terjadi lebih awal selama musim semi. Di dataran utara, musim tornado terjadi pada bulan Juni atau Juli. Tapi, ingat, tornado bisa terjadi kapan saja sepanjang tahun. Tornado juga dapat terjadi kapan saja, siang atau malam, tetapi sebagian besar tornado terjadi antara jam 4-9 malam.

Faktanya adalah bahwa kita tidak sepenuhnya mengerti bagaimana tornado terbentuk. Tornado yang paling merusak dan mematikan terjadi dari supercell, yang memutar badai dengan sirkulasi radar yang didefinisikan dengan baik yang disebut mesocyclone. (Supercell juga dapat menghasilkan hujan es yang merusak, angin non-tornadik yang parah, petir yang sering terjadi, dan banjir bandang). Pembentukan tornado diyakini ditentukan terutama oleh hal-hal yang terjadi pada skala badai, di dalam dan sekitar mesocyclone.

Tornado terutama berasal dari dua jenis badai petir: supercell dan non-supercell.

Tornado yang berasal dari badai supercell adalah yang paling umum, dan seringkali paling berbahaya. Awan yang berputar adalah kunci untuk pengembangan supercell, dan akhirnya tornado. Ada banyak ide tentang bagaimana rotasi ini dimulai. Salah satu cara kolom udara dapat mulai berputar adalah dari geser angin – ketika angin pada dua tingkat yang berbeda di atas tanah berhembus dengan kecepatan yang berbeda atau ke arah yang berbeda.

Tornado non-supercell adalah sirkulasi yang tidak terbentuk dari rotasi skala badai yang teratur. Tornado ini terbentuk dari parsel udara yang berputar secara vertikal yang telah terjadi di dekat tanah yang disebabkan oleh geseran angin dari bagian depan angin yang hangat, dingin, atau angin laut, atau garis kering. Ketika sebuah awan bergerak di atas pemintalan, dan merentangkannya, tornado dapat terbentuk. Colorado Timur mengalami tornado non-supercell ketika udara sejuk mengalir turun dari Pegunungan Rocky dan bertabrakan dengan udara kering yang panas di dataran. Karena jenis tornado ini terjadi sebagian besar di atas tanah yang jarang penduduknya, para ilmuwan tidak yakin seberapa kuat mereka, tetapi mereka cenderung kecil.

Kesimpulan/Penutup

Teori dan hasil terbaru dari program VORTEX2 menunjukkan bahwa ketika mesocyclone sedang berlangsung, pengembangan tornado terkait dengan perbedaan suhu di tepi udara yang membungkus mesocyclone. Studi pemodelan matematika pembentukan tornado juga menunjukkan bahwa hal itu dapat terjadi tanpa pola suhu seperti itu; dan pada kenyataannya, sangat sedikit variasi suhu yang diamati di dekat beberapa tornado paling merusak dalam sejarah pada 3 Mei 1999. Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

BACA JUGA: Contoh Teks Eksplanasi Pelangi

Demikian artikel lengkap mengenai contoh teks eksplanasi angin puting beliung beserta strukturnya singkat. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua, dan jangan lupa untuk dibagikan kepada teman kalian.

Tinggalkan komentar