Remaja depresi

Contoh Teks Diskusi Tentang Kenakalan Remaja

Teks diskusi tentang Kenakalan remaja merupakan suatu yang sudah sepatutnya terjadi di tengah-tengah masyarakat. Hal itu disebabkan karena disaat umur remaja, hormon pubertas sedang meningkat dan menjadikan mereka seolah sedang mencari jati dirinya. Kenakalan remaja sering terjadi di kehidupan sehari-hari kita, seperti tawuran antar pelajar, mabok-mabokan, balapan liar, dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini, contohteks.id kita akan membahas teks diskusi tentang kenakalan remaja.

Teks diskusi tentang kenakalan remaja sangat menarik untuk dibahas bersama dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan kenakalan remaja tidak dapat terlepas dari kehidupan masyarakat khususnya Indonesia. Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah perubahan patologis pada remaja yang disebabkan karena adanya pengabaian pada kehidupan sosial.

Contoh Kenakalan Remaja
Image by Karen Warfel from Pixabay

Teks Diskusi Tentang Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja sangat menarik untuk dijadikan bahasan teks diskusi dalam pembahasan di kelas. Hal ini dikarenakan kenakalan remaja sangat beranekaragam dan disebabkan karena berbagai hal, mulai dari hormon hingga lingkungan.Kenakalan remaja dapat terjadi di manapun, seperti di Sekolah, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ada banyak bentuk bentuk kenakalan remaja yang ada dan semuanya pasti berkonotasi negatif.

Dalam pengertian kenakalan, harus selalu terlibat adanya tingkah laku moral atau perbuatan. Kenakalan remaja merupakan segala kenakalan/perilaku negatif oleh mereka yang berumur antara 13-19 tahun atau sekitarnya. Kenakalan remaja bukan hanya dilakukan oleh perorangan saja melainkan juga oleh beberapa remaja yang memiliki tujuan bersama.

Kenakalan remaja merupakan perbuatan buruk/kenakalan yang dilakukan oleh satu orang remaja atau lebih dan melanggar ketentuan-ketentuan bhukum, sosial, dan moral yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Berikut teks diskusi tentang kenakalan remaja beserta strukturnya lengkap dan terbaru.

1. Pendahuluan

Kehidupan remaja pada saat ini sangat memprihatinkan, para remaja yang diharapkan menjadi generasi penerus bangsa sebagai kader emas, kini tidak dapat lagi menjadi jaminan untuk kemajuan Bangsa dan Negara, khususnya Indonesia. Di era serba modern ini, perilaku dan moral para remaja cenderung menurun/merosot dari tahun ke tahun. Maka dari itu, sebagai remaja yang berpendidikan harus sadar bahwa kenakalan remaja harus segera tuntas dan dihilangkan.

Tumbuh kembang para remaja sekarang sudah tidak dapat lagi dibanggakan. Perilaku kenakalan remaja untuk saat ini sangat sulit untuk diatasi karena meluas di beberapa daerah di Indonesia. Beberapa saat lalu kita sering mendengar tentang berita tawuran antar pelajar hingga menyebabkan hilangnya nyawa. Selain itu, beberapa kasus pelecehan seksual antara pelajar hingga pemerkosaan sudah malang melintang di berbagai media massa. Bahkan beberapa diantaranya sudah ada yang terlibat dalam jaringan narkotika.

Beberapa contoh kenakalan remaja di sekolah antara lain: bolos sekolah dan bermain ke warnet, meninggalkan jam pelajaran di kelas dan pergi ke kantin untuk sekedar nongkrong bersama teman, melakukan pelecehan seksual khususnya kepada wanita, hingga yang paling parah adalah membawa senjata tajam ke sekolah, entah untuk sebagai bahan palakan kepada adik kelas atau untuk persiapan tawuran.

Kenakalan remaja di lingkungan masyarakat contohnya adalah mengikuti balapan liar pada malam hari di jalanan sepi, selanjutnya adalah melakukan tawuran geng baik antar sekolah ata geng nongkrong. Contoh selanjutnya antara lain ialah nongkrong hingga malam hari dengan minum-minuman keras sehingga tidak pulang ke rumah, dan yang terparah ialah mengonsumsi barang-barang terlarang, seperti sabu, dll.

2. Isi Teks Diskusi Tentang Kenakalan Remaja

Gagasan Utama, Bukti dan Alasan Pendukung Satu Sudut Pandang

Remaja merokok
Image by Tibi_Varzaru from Pixabay

Kenakalan remaja dapat disebabkan karena beberapa faktor. Secara garis besar, disebabkan oleh 2 faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal dapat disebabkan karena kontrol terhadap diri yang lemah dan tidak dapat mengendalikan hawa nafsu. Remaja yang tidak dapat belajar mengenai tingkah laku yang baik dapat terseret pada perilaku nakal. Namun, untuk remaja yang telah mengetahui baik dan buruknya suatu perbuatan masih dapat melakukan kenakalan apabila ia tidak dapat mengendalikan emosinya.

Selain itu, faktor internal yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja ialah adanya krisis identitas. Remaja yang memasuki masa pubertas, beberapa hormon mengalami peningkatan produksi yang menyebabkan berubahnya perilaku. Adanya perubahan biologis serta sosiologis tersebutlah menjadikan dua bentuk integrasi kepribadian. Perubahan tersebut akan mengubah perasaan yang inkosisten dalam kehidupan. Faktor dari dalam diri sendiri ialah munculnya sifat depresi.

Gagasan Utama, Bukti dan Alasan Pendukung Sudut Pandang Lain

Faktor berikutnya berasal dari faktor eksternal seperti perceraian dan kekerasan yang terjadi di lingkungan keluarga. Selain itu, pengaruh pergaulan teman yang buruk dan kurang baik seperti teman sebaya yang selalu mengajak kepada keburukan. Adanya kemajuan di bidang teknologi yang amat berpengaruh terhadap perkembangan remaja. Perkembangan teknologi saat ini seperti senjata, tergantung siapa yang menggunakannya. Bagus sebenarnya teknologi yang semakin canggih, namun apabila disalahgunakan dapat berdampak fatal dan sangat berbahaya. Dalam konteks teks diskusi tentang kenakalan remaja, contoh dari penyalahgunaan teknologi ialah beredar luasnya film porno yang dapat disaksikan oleh siapapun yang mengaksesnya karena kemudahan untuk mendapatkannya.

Pendidikan internal keluarga yang buruk dan kurang. Pola asuh dari orang tua sangat berpengaruh terhadap kepribadian remaja. Orang tua yang kasar maka remaja akan semakin mengurung diri hingga mencapai puncaknya melakukan kekerasan juga seperti yang dicontohkan. Kasus baru-baru ini yang mencuat ialah sebab bullying. Akibat dari bullying sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis manusia, terlebih remaja yang sedang mengalami masa pubertas. Puluhan korban bullying sudah berjatuhan, dari bunuh diri hingga mencoba melukai dirinya sendiri. Kebanyakan bullying menyerang anggota fisik, sehingga korban bullying selalu berburuk sangka kepada orang tua bahkan Tuhannya sendiri.

Baca Juga: Contoh Teks Diskusi Tentang Banjir

3. Kesimpulan atau Solusi Terbaik

Semua permasalahan kenakalan remaja, baik dari lingkungan keluarga hingga di lingkungan masyarakat perlu mendapat perhatian khusus mengingat remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat membangun bangsanya sendiri di kemudian hari. Namun, apabila perilaku dan moral dari generasi mudanya hancur, maka negara tersebut kemungkinan juga akan mengalami kemunduran hingga kehancuran. Di tangan para pemuda inilah masa depan bangsa dipertaruhkan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam upaya untuk mencegah dan membendung arus kenakalan remaja, khususnya dalam menangani permasalahan yang ada pada remaja harus melibatkan peran aktif dari orang tua hingga warga sekitar.

Remaja bertatto
Image by stapaw from Pixabay

Peran Orangtua = Memberikan contoh perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari karena orang tua sebgai tokoh panutan anak-anaknya, Menanmkan pola asuh yang baik pada anak sejak dini, Menjalin kerjasama yang baik, Melakukan komunikasi dua arah yang efektif sehingga orang tua mengerti masalah yang sedang dialami oleh anak, Membekali anak dengan pengetahuan dasar moral dan agama, Selalu memberikan motivasi kepada anaknya.

Peran Guru = Menciptakan iklim belajar mengajar yang nyaman dan kondusif, Memberikan keleluasaan siswanya dalam mengembangkan bakatnya, Menjalin komunikasi kepada para siswa agar terbuka dalam mengatasi masalah yang ada, Tidak membebani siswanya dengan tugas yang sangat banyak sehingga siswanya mengalami depresi hingga lari kepada perbuatan yang buruk, Menyediakan konseling khusus untuk siswanya, Memberi motivasi di sela pelajaran agar siswanya selalu bersemangat untuk belajar dan meraih cita-citanya.

Peran remaja = Mendekatkan diri kepada Tuhan, Selalu berfikir positif dan belajar hingga paham kebaikan dan keburukan yang ada, Selalu menaati peraturan baik di lingkungan keluarga, sekolah atau masyarakat, Membentuk ketahanan diri dan memiliki prinsip hidup yang teguh sehingga tidak terpengaruh oleh teman sekitar yang mencoba untuk merusak kehidupan, Kemudian pandai dalam memilih circle pertemanan, dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

Kesimpulannya ialah pentingnya penanaman moral, sikap, dan perilaku yang baik kepada diri seorang remaja. Selain itu, diperlukannya peran serta keluarga, guru, warga sekitar hingga pemerintah untuk mengawasi tindakan remaja agar tidak terlena dan terjerumus pada perbuatan-perbuatan yang menjurus ke kenakalan remaja.

Baca Juga : Contoh Teks Diskusi Tentang Anti Tawuran Beserta Strukturnya

Tinggalkan komentar